Saturday, May 23, 2015

Laporan Kimia : Koloid

TUGAS LAPORAN

Mata Kuliah         : Kimia
Modul                  : Koloid
Dosen                  : Andi Ita Juwita, S.Si., M.Si
Teknisi                 : -Syahriawati, S.Pi
                             : - Ahmad Daud, S.Pi., M.Si
                             : - Suryawati, S.Tp
                             : - Hermianti


Nama                   : Syamsul Bahri
NIM                     : 1422060137
Jurusan                : Agroindustri B
Kelompok            : D

POLITEKNIK PERTANIAN NEGERI PANGKEP

2015






BAB I
PENDAHULUAN

A.   Latar Belakang
Dalam kehidupan sehari-hari banyak kita jumpai zat yang sukar digolongkan sebagai zat biasa, zat cair, cat padat, ataupum zat gas. Zat-zat ini dalam ilmu kimia dinamakan koloid. Contohnya antara lain susu, tinta, cat, sabun, kanji, minyak rambut bahkan udara yang berdebu termasuk sistem koloid.
Kimia koloid mempunyai peranan yang besar dalam kehidupan dan penghidupan manusia. Proses dialam sekitar kebanyakan berhubungan dengan sistem koloid. Protoplasma dalam sel makhluk hidup merupakan suatu koloid, sehingga kimia koloid diperlukan untuk menerangkan reaksi-reaksi dalam sel.
Sistem koloid sangat penting dalam kehidupan sehari-hari. Sebagai contoh, hampir semua bahan pangan mengandung partikel dengan ukuran koloid, seperti protein, karbohidrat, dan lemak. Emulsi seperti susu juga termasuk koloid.

B.     Tujuan Praktikum
Adapun tujuan dari praktikum ini yaitu:
-          Mahasiswa mampu membedakan suspensi kasar, larutan sejati, dan koloid.
-          Mahasiswa mampu mengelompokkan jenis koloid berdasarkan fase terdispersi dan fase pendispersi.
-          Mahasiswa mampu membuat koloid, emulsi dan gel.








BAB II
METODOLOGI

A.   Waktu dan Tempat
Praktikum ini dilaksanakan pada:
Hari/Tanggal           : Kamis / 19 Maret 2015
Waktu                     : 02.00 - selesai
Tempat                    : Laboratorium Biokimia Politani Pangkep

B.   Alat dan Bahan
·         Alat
-                      Tabung Reaksi            - Rak Tabung
-                      Gelas Ukur                  - Gelas Kimia
-                      Spatula                                    - Hot Plate
-                      Mikroskop
·         Bahan
-                      Air + Gula                   - Air
-                      Agar-Agar                   - Aquades
-                      Roti                             - Susu Cair
-                      Eskrim                         - Minyak Goreng
-                      Bubuk Detergen          - Gula
-                      Garam                         - Susu

C.   Prosedur Kerja
1.      Membedakan jenis sistem dispersi (larutan, koloid, dan suspensi)
a.       Siapkan 100 ml suspensi, larutan, dan koloid seperti yang tertera pada alat dan bahan, pada gelas kimia yang berbeda, diaduk rata, didiamkan sebentar. Kemudian mengamati apakah zat tersebut homogen/heterogen dan stabil atau tidak selama didiamkan.
b.      Saring campuran tersebut, dan mengamati mana yang meninggalkan residu.
c.       Tentukan apakah campuran tersebut larutan, koloid, ataupun suspensi.

2.      Menentukan jenis koloid berdasarkan fase terdispersi dan pendispersi
Ambil sedikit masing-masing bahan dan amati serta tentukan jenis koloidnya.

3.      Membuat sistem koloid
Memasukkan ke dalam tabung reaksi 5 ml minyak goreng dan 10 ml air, kemudian kocok. Biarkan sampai terjadi pemisahan antara kedua cairan tersebut. Catat waktu yang diperlukan untuk pemisahan tersebut. Ke dalam tabung yang berisi minyak dan air tersebut ditambahkan sedikit bubuk detergen lalu dikocok. Bandingkan waktu yang diperlukan untuk pemisahan dengan hasil pemisahan tanpa ditambahkan detergen.

4.      Membuat Gel
Campurkan agar-agar 2 spatula dan 50 ml  air dalam gelas kimia. Aduk sambil panaskan hingga mendidih. Tuangkan agar-agar cair yang panas (sol) ke dalam cawan petri, dan biarka mendingin pada suhu ruang. Amati dan catat perubahan yang terjadi pada sol agar-agar.

5.      Mengamati fase terdispersi dan pendispersi sistem koloid di bawah mikroskop
Ambil sedikit eskrim, amati di bawah mikroskop. Gambarkan dan temukan fase terdispersi dan medium pendispersinya.








BAB III
HASIL DAN PEMBAHASAN

A.   Hasil
1.      Membedakan jenis sistem dispersi

Nama Bahan
Sistem Dispersi
Koloid
Suspensi
Larutan
Air + Kopi
-
ü   
-
Air + Detergen
ü   
-
-
Air + Gula
-
-
ü   
Air + Susu
-
-
ü   
Air + Kopi + Susu
-
ü   
-
Air + Garam
-
-
ü   

2.      Menentukan jenis koloid

Nama Bahan
Fase Terdispersi
Medium Pendispersi
Jenis Koloid
Susu Cair
Cair
Cair
Emulsi
Roti
Gas
Padat
Busa Padat
Es Krim
Gas
Cair
Busa
Pengharum Ruangan
Cair
Gas
Aerosol Cair





3.      Membuat sistem koloid
a.       Membuat emulsi
Zat-zat yang direaksikan
Hasil Reaksi (waktu)
Air + Minyak
Waktu yang diperlukan untuk pemisahan air dengan minyak yaitu satu menit (heterogen)
Air + Minyak + Detergen
Waktu yang diperlukan untuk memisahkan air, minyak, dengan detergen yaitu empat puluh sembilan detik (heterogen).

b.      Membuat Gel
Zat-zt yang direaksikan
Hasil Reaksi
Agar-agar + Aquades
Bubuk à Cair (sol) à Padat (gel) = Emulsi Padat

Gambar es krim di bawah mikroskop
 









                                                                                                      
B.   Pembahasan
1.      Membedakan jenis sistem dispersi
Pada hasil sampel,  yang merupakan jenis koloid yaitu air + detergen. Untuk jenis suspensi adalah air + kopi dan air + kopi + susu. Sedangkan untul jenis larutan adalah air + gula, air + susu, dan air + garam.
2.      Menentukan jenis koloid
a.       Pada roti didapatkan bahwa roti terdispersi gas dan pendispersi padat sehingga dikatakan busa padat.
b.      Pada es krim didapatkan bahwa es krim terdispersi gas dan pendispersi cair sehingga dikatakan busa.
c.       Pada susu cair, fase terdispersi cair dan fase pendispersi cair, sehingga dapat dikatakan bahwa susu cair adalah emulsi.
d.      Pada pengharum ruangan, fase terdispersi cair dan fase pendispersi gas, sehingga dapat dikatakan bahwa pengharum ruangan adalah aerosol cair.
3.      Membuat emulsi
a.       Pemisahan air dengan minyak dapat berlangsung dengan waktu satu menit satu detik.
b.      Pemisahan air, minyak dengan detergen berlangsung dengan waktu satu menit sebelas detik.
4.      Membuat gel
Perubahan yang terjadi pada agar-agar yaitu dari berbentik bubuk kemudian menjadi cair (sol) ketika diberi aquades dan menjadi padat (gel) setelah dipanaskan dan didinginkan pada suhu ruang. Dapat dikatakan bahwa agar-agar adalah jenis koloid emulsi padat.








BAB IV
PENUTUP

A.   Kesimpulan
1.      Pada setiap sampel pengujian terdapat koloid, suspensi dan larutan.
2.      Dalam sampel, air + detergen adalah koloid, air + kopi dan air + kopi + susu adalah suspensi, sedang air + gula, air + susu, dan air + garam adalah larutan.
3.      Dapat disimpulkan bahwa koloid tidak mudah tersaring dan jika tersaring terdapat endapan dari hasil saringan dan terdapat sisa dari penyaringan.
4.      Suspensi tidak terlalu tersaring, akan tetapi sedikit demi sedikit.
5.      Larutan sangat mudah tersaring karena larutan sudah homogen.
6.      Jenis-jenis koid ada yang berupa emulsi, busa, busa padat aerosol cair, dll

B.   Saran
-          Diharapkan agar mahasswa yang mengikuti praktikum dapat memahami apa yang menjadi hasil dari praktikum.
-          Diharapkan agar teknisi dapat membimbing mahasiswa dalam menjalani praktikum.

No comments:

Ads

loading...