TUGAS LAPORAN
Mata Kuliah : Kimia
Modul : Koloid
Dosen : Andi Ita Juwita,
S.Si., M.Si
Teknisi : -Syahriawati, S.Pi
: - Ahmad Daud, S.Pi., M.Si
: - Suryawati, S.Tp
: - Hermianti
NIM : 1422060137
Jurusan : Agroindustri B
Kelompok : D
POLITEKNIK PERTANIAN NEGERI PANGKEP
2015
BAB
I
PENDAHULUAN
A.
Latar Belakang
Dalam
kehidupan sehari-hari banyak kita jumpai zat yang sukar digolongkan sebagai zat
biasa, zat cair, cat padat, ataupum zat gas. Zat-zat ini dalam ilmu kimia
dinamakan koloid. Contohnya antara lain susu, tinta, cat, sabun, kanji, minyak
rambut bahkan udara yang berdebu termasuk sistem koloid.
Kimia
koloid mempunyai peranan yang besar dalam kehidupan dan penghidupan manusia.
Proses dialam sekitar kebanyakan berhubungan dengan sistem koloid. Protoplasma
dalam sel makhluk hidup merupakan suatu koloid, sehingga kimia koloid
diperlukan untuk menerangkan reaksi-reaksi dalam sel.
Sistem
koloid sangat penting dalam kehidupan sehari-hari. Sebagai contoh, hampir semua
bahan pangan mengandung partikel dengan ukuran koloid, seperti protein,
karbohidrat, dan lemak. Emulsi seperti susu juga termasuk koloid.
B. Tujuan
Praktikum
Adapun
tujuan dari praktikum ini yaitu:
-
Mahasiswa mampu membedakan suspensi
kasar, larutan sejati, dan koloid.
-
Mahasiswa mampu mengelompokkan jenis
koloid berdasarkan fase terdispersi dan fase pendispersi.
-
Mahasiswa mampu membuat koloid, emulsi
dan gel.
BAB
II
METODOLOGI
A. Waktu
dan Tempat
Praktikum ini dilaksanakan pada:
Hari/Tanggal : Kamis / 19 Maret 2015
Waktu :
02.00 - selesai
Tempat : Laboratorium Biokimia
Politani Pangkep
B.
Alat dan Bahan
·
Alat
-
Tabung Reaksi - Rak Tabung
-
Gelas Ukur - Gelas Kimia
-
Spatula -
Hot Plate
-
Mikroskop
·
Bahan
-
Air + Gula - Air
-
Agar-Agar - Aquades
-
Roti -
Susu Cair
-
Eskrim -
Minyak Goreng
-
Bubuk Detergen - Gula
-
Garam -
Susu
C.
Prosedur Kerja
1. Membedakan
jenis sistem dispersi (larutan, koloid, dan suspensi)
a. Siapkan
100 ml suspensi, larutan, dan koloid seperti yang tertera pada alat dan bahan,
pada gelas kimia yang berbeda, diaduk rata, didiamkan sebentar. Kemudian
mengamati apakah zat tersebut homogen/heterogen dan stabil atau tidak selama
didiamkan.
b. Saring
campuran tersebut, dan mengamati mana yang meninggalkan residu.
c. Tentukan
apakah campuran tersebut larutan, koloid, ataupun suspensi.
2. Menentukan
jenis koloid berdasarkan fase terdispersi dan pendispersi
Ambil sedikit
masing-masing bahan dan amati serta tentukan jenis koloidnya.
3. Membuat
sistem koloid
Memasukkan ke dalam
tabung reaksi 5 ml minyak goreng dan 10 ml air, kemudian kocok. Biarkan sampai
terjadi pemisahan antara kedua cairan tersebut. Catat waktu yang diperlukan
untuk pemisahan tersebut. Ke dalam tabung yang berisi minyak dan air tersebut
ditambahkan sedikit bubuk detergen lalu dikocok. Bandingkan waktu yang
diperlukan untuk pemisahan dengan hasil pemisahan tanpa ditambahkan detergen.
4. Membuat
Gel
Campurkan agar-agar 2
spatula dan 50 ml air dalam gelas kimia.
Aduk sambil panaskan hingga mendidih. Tuangkan agar-agar cair yang panas (sol)
ke dalam cawan petri, dan biarka mendingin pada suhu ruang. Amati dan catat
perubahan yang terjadi pada sol agar-agar.
5. Mengamati
fase terdispersi dan pendispersi sistem koloid di bawah mikroskop
Ambil sedikit eskrim,
amati di bawah mikroskop. Gambarkan dan temukan fase terdispersi dan medium
pendispersinya.
BAB
III
HASIL
DAN PEMBAHASAN
A.
Hasil
1. Membedakan
jenis sistem dispersi
Nama
Bahan
|
Sistem
Dispersi
|
||
Koloid
|
Suspensi
|
Larutan
|
|
Air + Kopi
|
-
|
ü
|
-
|
Air + Detergen
|
ü
|
-
|
-
|
Air + Gula
|
-
|
-
|
ü
|
Air + Susu
|
-
|
-
|
ü
|
Air + Kopi + Susu
|
-
|
ü
|
-
|
Air + Garam
|
-
|
-
|
ü
|
2. Menentukan
jenis koloid
Nama
Bahan
|
Fase
Terdispersi
|
Medium
Pendispersi
|
Jenis
Koloid
|
Susu
Cair
|
Cair
|
Cair
|
Emulsi
|
Roti
|
Gas
|
Padat
|
Busa
Padat
|
Es
Krim
|
Gas
|
Cair
|
Busa
|
Pengharum
Ruangan
|
Cair
|
Gas
|
Aerosol
Cair
|
3. Membuat
sistem koloid
a. Membuat
emulsi
Zat-zat
yang direaksikan
|
Hasil
Reaksi (waktu)
|
Air
+ Minyak
|
Waktu
yang diperlukan untuk pemisahan air dengan minyak yaitu satu menit
(heterogen)
|
Air
+ Minyak + Detergen
|
Waktu
yang diperlukan untuk memisahkan air, minyak, dengan detergen yaitu empat
puluh sembilan detik (heterogen).
|
b. Membuat
Gel
Zat-zt
yang direaksikan
|
Hasil
Reaksi
|
Agar-agar
+ Aquades
|
Bubuk
à
Cair (sol) à
Padat (gel) = Emulsi Padat
|
Gambar
es krim di bawah mikroskop
B.
Pembahasan
1.
Membedakan jenis sistem dispersi
Pada
hasil sampel, yang merupakan jenis koloid
yaitu air + detergen. Untuk jenis suspensi adalah air + kopi dan air + kopi +
susu. Sedangkan untul jenis larutan adalah air + gula, air + susu, dan air +
garam.
2.
Menentukan jenis koloid
a.
Pada roti didapatkan bahwa roti
terdispersi gas dan pendispersi padat sehingga dikatakan busa padat.
b.
Pada es krim didapatkan bahwa es krim
terdispersi gas dan pendispersi cair sehingga dikatakan busa.
c.
Pada susu cair, fase terdispersi cair
dan fase pendispersi cair, sehingga dapat dikatakan bahwa susu cair adalah
emulsi.
d.
Pada pengharum ruangan, fase terdispersi
cair dan fase pendispersi gas, sehingga dapat dikatakan bahwa pengharum ruangan
adalah aerosol cair.
3.
Membuat emulsi
a.
Pemisahan air dengan minyak dapat
berlangsung dengan waktu satu menit satu detik.
b.
Pemisahan air, minyak dengan detergen
berlangsung dengan waktu satu menit sebelas detik.
4.
Membuat gel
Perubahan yang
terjadi pada agar-agar yaitu dari berbentik bubuk kemudian menjadi cair (sol)
ketika diberi aquades dan menjadi padat (gel) setelah dipanaskan dan didinginkan
pada suhu ruang. Dapat dikatakan bahwa agar-agar adalah jenis koloid emulsi
padat.
BAB IV
PENUTUP
A.
Kesimpulan
1.
Pada setiap sampel pengujian terdapat
koloid, suspensi dan larutan.
2.
Dalam sampel, air + detergen adalah
koloid, air + kopi dan air + kopi + susu adalah suspensi, sedang air + gula,
air + susu, dan air + garam adalah larutan.
3.
Dapat disimpulkan bahwa koloid tidak
mudah tersaring dan jika tersaring terdapat endapan dari hasil saringan dan
terdapat sisa dari penyaringan.
4.
Suspensi tidak terlalu tersaring, akan
tetapi sedikit demi sedikit.
5.
Larutan sangat mudah tersaring karena
larutan sudah homogen.
6.
Jenis-jenis koid ada yang berupa emulsi,
busa, busa padat aerosol cair, dll
B.
Saran
-
Diharapkan agar mahasswa yang mengikuti
praktikum dapat memahami apa yang menjadi hasil dari praktikum.
-
Diharapkan agar teknisi dapat membimbing
mahasiswa dalam menjalani praktikum.
No comments:
Post a Comment